Minggu, 19 Februari 2012

Waktu Kini


Melewati waktu

Tidak dapat mengumpulkan semua.
Apa yang dihadapi.
Dihadapi dengan menoleh dari yang lain.

Tidak dapat mengekalkan semua.
Sesuatu diperoleh.
Sesuatu yang lain hilang karenanya.

Waktu yang lewat,
menyambang yang baru.
Menyambung yang terbaru.
Semua terabaikan.

Melewati waktu.
Kini,
Tidak berarti.
Tersambung,
Tak pernah sepi,
Tak sempat berfikir.
Lewat.
Terbiar.

Sabtu, 18 Februari 2012

Percaya, Berfikir


Ketika orang mulai percaya, ia akan mulai berhenti berfikir.

Kamis, 16 Februari 2012

Akhirnya



Akhirnya

Ketukan di pintu menyela, sa'at Sudir Bahari berendam di bathtub, dalam penthouse sewaan di sebuah apartment, sa'at ia sedang membayangkan kepuasan optimal yang akan dinikmatinya dalam beberapa jam ke depan.

Ketukan wanita misteri yang sudah ia tunggu-tunggu.

"Ya! Masuuk", serunya girang.

"Klik", suara pintu membuka.

Keluar dari bathtub, bertelanjang dada, membalik badannya, dari balik shower-curtain ia melirik ke bayangan sepasang kaki putih mulus yang melangkah masuk.

Wattt!

Handuk yang dikenakannya hampir terlepas. "Ibuku?", gumam ia dalam cekat, galau, getir.

Sabtu, 11 Februari 2012

Pencuri Waktu


Pencuri Waktu

Talmud (Kitab Suci umat Yahudi) : "Apabila seseorang terlambat datang pada satu perjanjian, ia telah menjadi seorang pencuri. Ia telah mencuri waktu orang yang menunggunya.
Mencuri waktu merupakan pencurian berat, karena yang telah dicuri tidak dapat dikembalikan."

Kehilangan uang, rekan, pekerjaan, selalu bisa dicari kembali, dikembalikan.

Kehilangan waktu, wassalam aja. Innalillah.

Gw lebih-lebih lagi.

Tidak saja mencuri waktu orang lain, bahkan waktu gw sendiri pun kadang-kadang gw curi.

Kenapa begitu?

Karena gw ada waktu, gk ngerjain apa-apa. Nyuri waktu.


Kamis, 09 Februari 2012

Tidak Usah Dibaca, Tidak Perlu Difikirkan


Disarikan dari Ajahn Brahm (Guru Buddhisme Therawada) :

Baca!



Pikiran merupakan hal terbesar di dunia, di dalamnya terkandung alam semesta.

Bagian terberat dari segala sesuatu dalam hidup adalah memikirkannya.

Pikirkanlah.



Kemudian :
Masalah, yang pada suatu saat, tidak memiliki solusi, bukanlah sebuah masalah.

Jadi :
Ketika tidak ada yang perlu dilakukan, nggak ada masalah, ya jangan ngapa2in.

Lalu,
Kalau ada solusi, saat itu baru ada masalah. Baru perlu diambil sebuah keputusan.

Tetapi :
Kalau gatal2 di pantat, jangan garuk2 kepala. Gatalnya tidak akan hilang.

Setiap solusi punya tujuan masing2.
Ambil solusi yang sesuai dengan tujuan.

Jadi :
Kalau sudah dipikirkan
dalam2 dan kemudian diambil sebuah keputusan, rasakan bahwa menjalankannya jauh lebih ringan dari memikirkannya.

Hidup jadi lebih nyaman katanya.



Tapi, baca dan pikirkanlah juga yang ini :

Dia yang tahu tidak berbicara, Dia yang berbicara tidak tahu (Tao).

Gw bicara ni, jadi gw gak tau

Rabu, 08 Februari 2012

Budha Agresif


Budha itu tenang atau agresif?
Katanya, orangnya anti kekerasan.
Tapi, dia orangnya agresif.

Ia.
Katanya lagi, yang utamanya, ia sadar dengan sangat agresif.
Melakukan sesuatu tidak dengan otomatis. Sadar bernafas, sadar berjalan, sadar makan.
Mungkin dalam tidurpun ia sadar.
Agresif banget kesadarannya.

Tidak serba otomatis, kaya gw, tanpa sadar, bernafas aja terus.
Tarik nafas, hembus, gk merasa.
Kaya orang gk sadar aja.
Apalagi kalau lagi tidur, ada kejadian apa aja nggak ngerti gwnya.


"Terangilah dirimu," kata Budha, sebelum ia meninggal.

Coba deh terangi dirimu.
Pelan-pelan.
Tapi, dengan agresif.
Kayak Budha

Selasa, 07 Februari 2012

Jiwa


Jiwa

Tanpa jiwa
Raga, indra, kata-kata
Adalah hal biasa
Setiap masa

Jiwalah yang merona raga, indra dan kata

Ketika waktu menelan masa

Raga melemah, indra usang dan kata-kata kehilangan makna

Jiwa menyempurnakan masa


1 Feb 2012